Langsung ke konten utama

selamat tahun ke 6, yuk hitung lagi.....

 Gak di rasa hari ini udah memasuki tahun ke 6 pernikahan aku dengan suami. Menginjakkan kaki di tahun ke enam ini sungguh tidaklah mulus, apalagi 5 tahun awal pernikahan, masa sulit menurutku. masa pengenalan lebih dalam aku dan suami, ya karena kami pacaran hanya 7 bulan saja. Dijodohin ya? Enggak kok, emang suami kebelet kawin aja 🤣


Gambaran pernikahan yang kuimpikan terwujud, aku berharap memiliki suami yang bukan hanya menjadi suami tapi juga bisa menjadi temanku. Teman aku ngopi, nongkrong, bercanda, bisnis sampe jadi temen berantem. Gak kebayang sih kalo harus menjalani pernikahan yang kaku untuk seumur hidup.


Pernikahan kami yang tanpa masalah tentu bukan, tapi berusaha mencari solusi dengan kepala dingin setiap ada masalah. awal pernikahan ribut setiap hari nampaknya udah jadi kebiasaan kami, ya perkara hal kecil taro anduk di kasur setelah mandi contohnya. Tapi benar adanya kalo kita mau merubah seseorang, jangan perintah ia tapi beri contoh saja. Ya syukurnya sekarang kebiasaan-kebiasaan jelek itu mulai memudar.


Lelaki berdarah padang ini tau caranya menaklukan aku yang dikenal galak. gigih banget meskipun udah ditolak beberapa kali dan aku judesin. Jodoh itu emang rahasia ilahi ya :)


Dia yang membuka mataku dan mengenalkan aku akan hal baru yang belum pernah aku tau sebelumnya. Mengenalkan aku dunia yang lebih luas lagi. Dan mengajarkan aku akan banyak hal. 


Terimakasih untuk selalu bilang, "jalanin aja, nanti juga ada solusinya" 

Terus jadi partner aku yang tahan banting ya kalo aku lagi kaya petasan jangwe, gausah dibales ngomel peluk aja trus bisikin aku udah transfer pasti berenti ngomel nya. 

Happy anniversary ke 6 sayang, kita terus berhitung ya sampe nanti rambut kita udah putih semua, kita minum indocafe di teras rumah sore-sore sambil cerita ke anak cucu kita gimana kita berjuang meraih impian-impian kita yang (inshaa allah) nanti sudah tercapai 😊










I love you 'tung', always be you ya❣️


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pneumonia di usia 10 hari

  Februari 2020 keluarga kecil kami bersuka ria menyambut kehadiran anggota baru, iya dia adalah anak kedua ku yang aku lahirkan melalui proses operasi caesar pada tanggal 20 februari 2020. Tanggal cantik yang memang sengaja ku pilih, karena memang sc yang kulakukan sudah direncanakan.  20 februari 2020, Pukul 14.00 alhamdulillah aku melahirkan bayi laki laki dalam keadaan sehat dengan berat 3,3 kg berparas mirip sekali denganku, yang kemudian kami beri nama Muhammad Shankara Dhanesh Soewardi, panggil saja dia Kara. Entah kenapa, hati kecilku pertama melihat kara seperti "akan ada apa ya kok melihat dia seperti ada sesuatu yang mengganjal", tapi aku berusaha keras menghilangkan jauh-jauh pikiran negatif tsb. Setelah menjalani masa recovery, aku pulang kerumah bersama kara, tentu saja sudah disambut hangat oleh anak pertamaku Adeeva yang saat itu berusia 4 tahun. Pada saat itu, sekalipun aku tidak pernah melakukan sunbathing untuk kara, karena musim hujan sedang mencapai punca...

Kunyit & Yoghurt atasi jerawat

Hamil merupakan sebuah berita menyenangkan bagi pasangan suami istri, rezeki yang tak ternilai menurutku. Mengandung 9 bulan dengan penuh drama tapi membawa nikmat, buktinya tetep kangen hamil 😋 Kenapa aku bilang drama? Iya drama banget akutu hamil anak kedua 1 tahun silam. Bukan, bukan karena drama morning sickness atau ngidam yang gak kesampean. Tapi muka ku yang berubah kaya peyek kacang😭 iya hormon nya luar biasa bikin muka ku full jerawat meradang 1 muka. Malu sih nggak ya, tapi nyeri kalo tersentuh gitu. Namanya juga "bawaan hamil". Iyasih, orang orang juga bilang "itumah bawaan hamil nanti juga hilang sendiri". Tapi gak bisa aku bertahan dengan muka yang cenut cenut. Alhasil setiap hari aku googling tips tips meredakan jerawat yang meradang. Mulai dari dioles pasta gigi, tumbukan daun sirih, dan juga ketimun. Hasilnya tetap nihil. Terakhir aku baca bahwa kunyit bisa meredakan jerawat, akhirnya aku coba aplikasikan racikan kunyit & yoghurt. gak ekspektas...

Full time mom tetap bisa menghasilkan kok!

Hai moms! Udah lama banget ga berbagi cerita karna aku lagi disibukkan dengan anakku yang lagi aktif-aktifnya. Semoga moms semua dalam keadaan sehat ya.  Kali ini aku mau sedikit sharing mengenai ibu rumah tangga atau full time mom tapi tetap produktif dan menghasilkan. Emang kenapa tetap cari uang? Gak dibiayain suami? Gak dipenuhi kebutuhannya? Ya nggak gitu juga ya mom, tapi kalo bisa menghasilkan selagi muda dan bisa membantu walaupun sekedar bisa beli lipstick sendiri kayanya happy aja gitu. Singkat cerita, aku dan suami si pecinta pecel ayam. Hampir setiap malam kami pasti beli pecel ayam apalagi saat aku menyusui suka kelaperan tengah malem hihi. Sampai suatu ketika aku masak ayam goreng penyet kemangi, ya karna aku segitu cinta akan pedas jd dirasa sambal tomat ala pecel ayam kurang pedas buatku maka aku mencoba memasak sendiri. Suami memuji masakanku, dan nyeletuk lah dia "jualin deh yang, enak". Aku tertawa saja saat itu, kupikir siapa yg mau beli wong ayam goreng m...